Entri Populer

Kamis, 17 Maret 2011

this is me

bom buku

Polisi Selidiki Kurir Paket Bom Buku
Kamis, 17 Maret 2011 | 14:18 WIB

TEMPO/Mahfoed Gembong, Edi Wahyono


TEMPO Interaktif, Jakarta - Kepala Kepolisian RI Jenderal Timur Pradopo mengatakan aksi ancaman bom melalui kiriman paket buku merupakan modus baru. Hingga kini polisi terus memeriksa kasus ini, termasuk paket yang pagi tadi mengancam artis Ahmad Dhani.

"Tentunya semua, sekali lagi masih dalam evaluasi. Dan memang fakta ada empat termasuk hari ini. Saya kira itu yang sedang kami dalami," kata dia sebelum sidang kabinet di kantor Presiden, Jakarta, Kamis (17/3).

Timur enggan menduga-duga terkait maraknya isu bom buku di ibukota ini. Kepolisian bergerak mengikuti fakta di lapangan. "Sementara dikirimnya melalui kurir, itu yang memang sedang kami periksa secara lebih cermat, kurir-kurir tadi yang memang jadi target untuk kami selidiki," kata dia.

Selasa (14/3) lalu, di Jakarta, tiga paket bom buku dikirim kepada Ulil Absar Abdalla, Ketua Partai Demokrat dan pendiri Jaringan Islam Liberal; Kepala Badan Narkotika Nasional Gories Mere, serta Ketua Pemuda Pancasila Yapto Suryosumarno. Hari ini paket bom serupa sampai di rumah Ahmad Dhani dikawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan. Polisi menyatakan bahan bom sama.

MUNAWWAROH

gempa jepang

Gempa Jepang 2011 Sunami Raksasa Akibat Gempa Bumi 8,9SR Jepang Diguncang Gempa Super Dahsyat. Info Terbaru Tahun 2011 - Tokyo. Gempa dasyat berkekuatan 8,9 menghantam timur laut Jepang, Jumat siang, dan menyebabkan banyak korban, kebakaran dan tsunami sekitar empat meter di sepanjang pantai negara itu, lapor televisi NHK dan saksi. Apakah ini akibat Fenomena Supermoon 2011 Picu Bencana Dahsyat Supermoon Bulan Super Dekat Dengan Bumi. Lihat juga Foto-foto Mahasiswi Telanjang Uk Petra 2011 Perempuan Cantik Nekad Telanjang di Kampus UK Petra Surabaya.

Setelah gempa berkekuatan 8,9 itu terjadi sejumlah gempa susulan yang juga kuat dan memicu peringatan tsunami setinggi 10 meter. Gempat tersebut menyebabkan bangunan terguncang di ibukota Tokyo.

Gambar-gambar televisi menunjukkan terjangan air bah yang membawa puing-puing bangunan. Televisi NHK memperlihatkan kobaran api dan asap hitam mengepul dari sebuah bangunan di Odaiba, daerah pinggiran Tokyo, dan kerata api di utara negara itu dihentikan.

Asap hitam juga membubung dari kawasan industri di daerah Yokohama Isogo. Tayangan televisi menunjukkan perahu, mobil dan truk mengambang di air setelah tsunami kecil menghantam kota Kamaichi di utara Jepang. Sebuah jembatan, lokasinya yang tidak diketahui, tampak telah runtuh ke dalam air. Kantor berita Kyodo mengatakan, ada laporan tentang kebakaran di kota Sendai di timur laut.

"Bangunan ini berguncang untuk waktu yang terasa lama dan banyak orang-orang di ruang berita meraih helm mereka dan beberapa masuk ke bawah meja," kata koresponden Reuters, Linda Sieg di Tokyo. "Mungkin ini gempat terburuk saya rasakan sejak saya datang ke Jepang lebih dari 20 tahun alu." Para penumpang di jalur kereta bawah tanah di Tokyo menjerit. Goncangannya sangat kuat, dan sangat sulit bagi orang untuk tetap berdiri, kata wartawan Reuters, Mariko Katsumura.

Ratusan pekerja kantor dan pengunjung toko tumpah ke jalan Hitotsugi, di pusat perbelanjaan di Akasaka di pusat kota Tokyo.

Badan Survei Geologi AS (USGS) sebelumnya menyatakan gempa tersebut berkekuatan 7,9 dan berpusat di kedalaman 15,1 mil, sekitar 81 mil di sebelah timur Sendai, di pulau utama Honshu. Namun badan itu kemudian menyatakan, gempa tersebut berkekuatan 8,9.

Pantai Pasifik di Jepang timur laut, yang disebut Sanriku, telah menderita akibat gempa dan tsunami di masa lalu. Rabu lalu daerah itu dilanda gempa berkekuatan 7,2. Tahun 1933, gempa berkekuatan 8,1 di daerah tersebut menewaskan lebih dari 3.000 orang.

Gempa bumi merupakan hal biasa di Jepang, salah satu daerah seismik paling aktif di dunia. Sekitar 20 persen gempa berkekuatan 6,0 atau lebih dunia terjadi di Jepang.
sumberkompas.com

Jumat, 14 Januari 2011

SMPIT AL-ISLAM

3.1Sekilas Tentang SMPIT AL ISLAM
3.1.1Berdirinya SMPIT AL ISLAM

Pada mulanya sekitar tahun 1930 an di kota Kudus telah berdiri Madrasah “Al Arabiyah Assalafiyah” yang terletak di dukuh Kauman Wetan desa Demaan Kecamatan Kota Kudus atau tepatnya di belakang Masjid Agung Kudus. Madrasah ini dipimpin oleh Sayyid Zaid bin Abdullah Al – Kaf, yang berasal dari Saudi Arabia. Sementara itu di dukuh Tepasan desa Demangan Kecamatan Kota Kudus jugfa berdiri Al – Madrasatus Sa’adah yang dipimpin oleh K.H. Sofyan Durri. Karena menpunyai tujuan dan sistem pendidikan yang sama, maka tepat pada tanggal 6 Juni 1938 M kedua madrasah tersebut bergabung menjadi satu. Menjadi Al – Madrasah Darul Islam yang berkembang samapai sekarang dengan nama Yayasan Perguruan Al – Islam.
Proses belajar mengajar bagi siswa putra dilakukan di sebuah gedung milik “Raja Kretek” M. Niti Semito yang terletak di sebelah barat Kali Gelis, sedangkan bagi siswa putri proses belajar mengajar dilakukan di gedung lain yang disewa atas tanggungan seorang donatur H. Ali Asikin, direktur pabrik rokok cap “Jangkar”. Susunan pengurusdan majlis guru saat itu terdiri dari ketua dan kepala majlis Sayyid Zaid bin Muhammad Al – Kaf, Abdurrahman Said, Muhammad Marwi serta para guru.
Pada waktu itu tekad para pengurus untuk meraih kemajuan sangat kuat, namun maksud tersebut belum bisa diterima pikiran masyarakat Kudus dengan alasan adanya hal-hal yang sifatnya radikal seperti para pemuda memakai celana setiap mengikuti kegiatan, lelaki dan perempuan belajar dalam satu kelas, adanya kegiatan kepanduan, dan lain-lain, sehingga menyebabkan munculnya protes dari banyak pihak. Hal ini menyebabkan dua tokoh pendiri Al – Islam (K.H. Sofyan Durri dan Zaid bin Abdullah Al – Kaf) menyatakan keluar dari Al – Islam pada tahun 1940.
Parahnya para donatur Al – Islam juga ikut mengundurkan diri, sehingga gedung yang dipakai belajar diminta kembali sehingga proses tempat belajar mengajar terpaksa berpindah-pindah. Pada tahun 1940 M itu pula pimpinan diambil alih oleh Abduyllah Said dan dibantu oleh para guru, sehingga nama Darul Islam atau Al – Islam School diubah menjadi perguruan Al – Islam.
Ketika pecah perang Asia timur raya pada tanggal 8 Desember 1940 sekolah atau madrasah yang mengajarkan huruf dan bahasa Indonesia diganti dengan huruf dan bahasa Jepang diwajibkan melakukan Taisho serta menghormati dan membungkuk ke arah Istana Tenno Haika. Adanya kewajiban tersebut menimbulkan Al – Islam mengubah pelajaranb agama dan umum dengan bahasa Arab
Pada awal tahun 1944 M, perlawanan para pemuda kita terhadap Jepang semakin tajam. Mereka menggunakan gedung Al – Islam yang bertempat di jalan Masjid No. 35 di samping kanan Kabupaten Kudus sebagai lokasi untuk mengatur siasat perang melawan Jepang. Akhirnya pemuda-pemuda Kudus berhasil merebut markas kekuasaan Jepang, yang kemudian markas tersebut yang berada di jalan Pungkuran 181 digunakan sebagai gedung Al – Islam sampai sekarang.
Setelah Indonesia merdeka,m Al- Islam mengubah seluruh sistem pendidikannya dengan mengikuti aturan yang dikeluarkan oleh pemerintah yaitu Kementrian Pendidikan dan Pengajaran RI. Dua tahun kemudian, pada tahun 1947 M, Al – Islam membuka sekolah kejuruan berupa Sekolah Guru Al – Islam (SGAI). Selanjutnya berdasarka keputusan rapat pengurus pada tanggal 2 Pebruari 1958, Al – Islam dijadikan Yayasan Al – Islam dengan akta notaris no. 1/1-2 1958, SMP Al – Islam yang berstatus swasta didirikan pada tanggal 1 Agustus 1986 atas dorongan masyarakat Kudus, dan berkat tuntutan zaman.
Pada awal tahun 2007 atas tuntutan masyarakat terhadap lembaga pendidikan Islam yang bermutu, maka pengurus yayasan Perguruan Al – Islam Kudus memandang perlu mengadakan perubahan program pendidikan dari SMP Al – Islam Kudus menjadi SMP Islam Terpadu (SMPIT) Al – Islam Kudus, sedangkan izin operasional SMPIT Al – Islam Kudus di bawah Hukum SMP Al – Islam Kudus yang telah terkreditasi A, pada bulan Desember 2005 dengan Nomor Data Sekolah (NDS) C10012001, Nomor Statistik Sekolah (NSS) 204031902018, dan NPS 20317562.
SMPIT Al – Islam Kudus yang semula berlokasi di jalan Veteran No. 8 Kudus, kini menempati gedung baru lantai 3 yang tak jauh dari gedung lama yaitu di jalan Veteran Gang Utama, Glantengan Kudus terhitung mulai tahun pelajaran 2007/2008, dengan luas tanah + 718 m2. dengan sertifikat hak milik no. 514 tertanggal 18 Oktober 1993. SMPIT Al – Islam Kudus kini dipimpin oleh Drs. Noor Akhlis.
Adapun potensi pendukung lainnya :
a. Letak Geografis
SMPIT Al – Islam merupakan lembaga pendidikan Islam terpadu tingkat menengah yang terletak di Jl. Veteran Gang Utama, Desa Glantengan Kecamatan Kota Kabupaten Kudus, adapun letak geografis SMPIT Al – Islam terletak pada batas-batas :

aSebelah Utara : Desa Glantengan
bSebelah Selatan : SDIT Al – Islam
cSebelah Timur : PPRK
dSebelah Barat : Yayasan Taman Siswa


b. Visi, Misi , dan Tujuan SMPIT Al – Islam Kudus
Visi :
“Prestasi Optimal berdasarkan Imtaq Yang Handal, Cerdas Religi, Cerdas Intelektual, Cerdas Emosional, dan Cerdas Sosial”.

INDIKATOR :
aTerwujudnya organisasi sekolah yang kuat dan Islami.
bTerwujudnya tenaga pendidik dan tenaga kependidikan yang kompeten.
cTerwujudnya pembelajaran yang aktif, inovatif, kreatif, efisien, dan menyenangkan.
dTerbentuknya lingkungan sekolah yang Islami.
eTerwujudnya peningkatan peran serta masyarakat terhadap program sekolah.
fTerwujudnya peserta didik yang memiliki kecerdasan religi, kecerdasan intelektual, kecerdasan emosional, dan kecerdasan sosial secara berimbang; yang ditunjukkan melalui terbentuknya 10 karakter andalan (muwashofat) :
1.Salimul Aqidah (Aqidah yang bersih)
2.Shalihul Ibadah (Ibadah yang benar)
3.Mutsaqaful Fikr (mempunyai wawasan yang luas)
4.Qowiyul Jism (mempunyai fisik yang kuat)
5.Matinul Khuluq (mempunyai akhlaq yang tinggi)
6.Mujahidu Linafsihi (mempunyai semangat juang yang tinggi)
7.Nafi’un Lighorihi (bermanfaat bagi orang lain)
8.Qodirun ‘Alal Kasbi (mandiri)
9.Haritsun ‘Ala Waqtihi (menata waktu dengan baik)
10.Munadzom Fi Su ‘unihi (tertata urusannya)

MISI :
amewujudkan organisasi sekolah yang kuat berlandaskan nilai-nilai Islam
bmewujudkan tenaga pendidik dan tenaga kependidikan yang memiliki kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi profesional, dan kompetensi sosial
cmewujudkan sistem pembelajaran yang aktif, inovatif, kreatif, efektif, dan menyenangkan
dmewujudkan peningkatan peran serta orang tua, peserta didik, dan masyarakat terhadap program sekolah
emenanamkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan peserta didik sehari-hari secara berkelanjutan
fmewujudkan peserta didik sebagai insan yang memiliki kecerdasan religi, kecerdasan intelektual, kecerdasan emosional, dan kecerdasan emosional sosial secara berimbang.

TUJUAN SEKOLAH :

Tujuan pendidikan tingkat satuan pendidikan dasar SMPIT Al – Islam mengacu pada tujuan umum pendidkan dasar yaitu meletakkan dasar kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia, serta ketrampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut.
Sesuai dengan visi dan misi sekolah, tujuan SMPIT Al – Islam Kudus sebagai berikut :
1.menjadikan Islam sebagai landasan filosofis dalam penyelenbggaraan proses pendidikan.
2.mengintegrasikan nilai-nilai Islam ke dalam bangunan kurikulum
3.menerapkan dan mengembangkan metode pembelajaran untuk mencapai optimalisasi proses belajar mengajar
4.mengutamakan qudwah khasanah dalam membentuk karakter peserta didik
5.menumbuhkan biah sholihah dalam iklim dan lingkungan sekolah
6.melibatkan peran serta orang tua dan masyarakat dalam mendukung tercapainya tujuan pendidikan
7.mengutamakan nilai ukhuwah dalam semua interkasi antar warga sekolah
8.menumbuhkan budaya profesionalisme yang tinggi di kalangan tenaga pendidik dan tenaga kependidikan
Adapun tujuan SMPIT Al – Islam Kudus pada akhir tahun pembelajaran 2007/2008, sebagai berikut :
1.Siswa mempunyai sikap perilaku yang baik dan menjalankan ibadah dengan benar
2.Skor GSA (Gain Score Achievment) rata-rata mata pelajaran meningkat +0,1
3.Proses pembelajaran dengan pendekatan pembelajaran yang berpusat pada siswa (Student Center Learning), antara lain CTL dan PAIKEM
4.Layanan bimbingan dan konseling berjalan dengan optimal
5.Memiliki prestasi dalam lomba rumpun mata pelajaran bahasa tingkat kabupaten
6.Memiliki prestasi dalam pidato bahasa inggris tingkat kabupaten
7.Terbentuknya Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) yang aktif
8.Memiliki prestasi dalam lomba cerdas cermat tingkat kabupaten
9.Memiliki prestasi dalam SAINS tingkat kabupaten
10.Memiliki prestasi dalam bidang seni
11.Memiliki prestasi dalam bidang olahraga
12.Memiliki prestasi dalam bidang keagamaan

Sabtu, 08 Januari 2011

kesehatan

Kesehatan adalah keadaan sejahtera dari badan, jiwa, dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomis.[1] Pemeliharaan kesehatan adalah upaya penaggulangan dan pencegahan gangguan kesehatan yang memerlukan pemeriksaan, pengobatan dan/atau perawatan termasuk kehamilan dan persalinan.[2] Pendidikan kesehatan adalah proses membantu sesorang, dengan bertindak secara sendiri-sendiri ataupun secara kolektif, untuk membuat keputusan berdasarkan pengetahuan mengenai hal-hal yang mempengaruhi kesehatan pribadinya dan orang lain.[3] Definisi yang bahkan lebih sederhana diajukan oleh Larry Green dan para koleganya yang menulis bahwa pendidikan kesehatan adalah kombinasi pengalaman belajar yang dirancang untuk mempermudah adaptasi sukarela terhadap perilaku yang kondusif bagi kesehatan.[3] Data terakhir menunjukkan bahwa saat ini lebih dari 80 persen rakyat Indonesia tidak mampu mendapat jaminan kesehatan dari lembaga atau perusahaan di bidang pemeliharaan kesehatan, seperti Akses, Taspen, dan Jamsostek.[4] Golongan masyarakat yang dianggap 'teranaktirikan' dalam hal jaminan kesehatan adalah mereka dari golongan masyarakat kecil dan pedagang.[4] Dalam pelayanan kesehatan, masalah ini menjadi lebih pelik, berhubung dalam manajemen pelayanan kesehatan tidak saja terkait beberapa kelompok manusia, tetapi juga sifat yang khusus dari pelayanan kesehatan itu sendiri.[5]

sumber : www.google.com